Bimbingan Konseling dan Kritik Terhadap Teori Barat

unnamed

Bimbingan Konseling sebagai suatu kesatuan dalam sistem pendidikan telah melahirkan beragam konsepsi dalam tataran ideal mengenai cara membimbing siswa agar bisa mandiri dan mengenal dirinya. Kira-kira ada ratusan teknik bimbingan konseling yang diadopsi kedalam program guru bk di sekolah, lalu kemudian menjadi petunjuk teknis guru bk dalam melakukan layanan kepada siswa. Sayangnya, tidak seperti kondisi ideal dalam teori, ternyata banyak masalah yang terjadi dilapangan, yang tidak berkesesuaian dengan teori atau teknik yang sudah direncanakan. Continue reading “Bimbingan Konseling dan Kritik Terhadap Teori Barat”

Fear Or Respect ?

membersihkan-hati-heno-airlangga-71cm-x-100cm-2016
Lukisan Heno Suseno-Membersihkan Hati

Seorang wanita berdiri didepan saya menyampaikan pendapatnya dalam bahasa inggris yang sangat fasih. Bahasa tubuhnya begitu meyakinkan, matanya menyimpan kesan yang begitu dalam, perlahan tapi pasti, ia menghipnotis seluruh audiens diruangan berukuran 7×7 meter, dan membuat beberapa orang menggeleng sekaligus kagum dalam hati, bahwa ternyata selama ini, kita selalu terjebak pada persoalan fear and respect.  Continue reading “Fear Or Respect ?”

Merantaulah

kaki-1
Sumber: dewisari.com

A. Fuadi, dalam novelnya yang berjudul rantau tiga muara, bercerita mengenai pengalamannya mengikuti pertukaran pemuda antar negara (PPAN). Perjuangan panjang selama kurang lebih dua bulan persiapan, membawa ia berhasil mengalahkan ratusan orang saingannya dalam seleksi PPAN. Fuadi kemudian mewakili Indonesia pada program PPAN dan ditempatkan di kanada, tepatnya di Quebeq, suatu daerah yang mayoritas penduduknya menggunakan bahasa spanyol (bukan bahasa inggris pada umumnya). Continue reading “Merantaulah”

Pekkabata dan Kemiskinan

dsc00885
Sumber : kaskus 

Udara masih terlalu dingin ketika seorang ibu usia 50-an tahun memikul tumpukan sabuk kelapa yang ukurannya melebihi bentuk tubuhnya. Kabut pagi yang menyelimuti Pekkabata tidak menyurutkan semangatnya. Ia terus melangkahkan kaki menuju pasar sentral untuk menjajakan sabuk kelapa. Begitu terus yang ia lakukan hingga bertahun-tahun. ketika usia saya masih belasan tahun, pemandangan seperti ini menjadi hal yang biasa didepan rumah saya (karena rumah berada dijalan poros). Namun, beberapa tahun yang lalu, ketika ibu-ibu rumah tangga sudah mulai tidak mau repot menggunakan sabuk kelapa dan pengaruh dari modernisasi, perlahan-lahan penjualan sabuk kelapa mulai menurun dan satu persatu-satu ibu-ibu yang sering lewat didepan rumah saya dengan menggendong sabuk kelapa sudah tidak pernah terlihat lagi.

Continue reading “Pekkabata dan Kemiskinan”

Astaga

Oh..astaga Apa yang sedang terjadi Oh…astaga Hendak ke mana semua ini Bila kau pemuda sudah tak mau lagi peduli Mudah putus asa dan kehilangan arah.

Itu adalah cuplikan dari lirik lagunya Ruth Sahanaya yang bertajuk ”Astaga”. Saya tidak ingat tahun berapa lagu yang merupakan bagian dari album Ruth Sahanaya Seputih Kasih itu ngetop di blantika musik Indonesia. Yang jelas sudah lama karena tergolongnya juga tembang lawas (lagu lama). Continue reading “Astaga”

Penjuru Timur

blog
tubgit.com

Tulisan ini adalah tulisan pertama diblog ini. Sebelumnya, saya sering menulis di blogspot dengan nama yang sama ; penjuru timur. Tapi karena tidak puas dengan tampilannya, maka saya membuat blog di wordpress. Saya tidak tahu dari mana inspirasi nama penjuru timur, tiba-tiba saja hadir di pikiran saya. Tapi satu hal yang saya yakini bahwa permulaan hidup di mulai dari timur. Matahari terbit dari timur, membawa harapan setelah semalaman kita tertidur pulas menikmati mimpi dan dengan terbitnya matahari, itu berarti kesempatan untuk mewujudkan mimpi pada hari itu harus tercapai. begitu terus tiap hari berulang puluhan tahun hingga kita mati dan suara sangkakala di dengungkan. Continue reading “Penjuru Timur”