Postmodern (Kritik Terhadap Modernisme bagian 2)

pande-alit-wijaya-suta_karya-ok
Sumber; Lukisan Made Uuk Paramahita

Peradaban modern haruslah dipahami sebagai suatu upaya untuk merintis kearah kehidupan yang lebih baik dari kondisi sebelumnya, pertanyaan yang muncul kemudian, apakah modern ataupun modernisme sudah membawa kemanusiaan kearah yang lebih baik? Continue reading “Postmodern (Kritik Terhadap Modernisme bagian 2)”

Iklan

Makna Modern (Kajian Mengenal Postmodern bagian 1)

images
Sumber : http://majawronska.com/gallery/

Modern sebagai suatu istilah yang akrab dengan ruang-ruang publik ternyata memiliki kekaburan, baik pada makna katanya maupun pada keseringannya dikaitkan dengan modernisme maupun modernitas. Secara etimologi ada berbagai macam pandangan mengenai asal kata modern itu sendiri. Continue reading “Makna Modern (Kajian Mengenal Postmodern bagian 1)”

Multikulturalisme : Sebuah Refleksi Teknik Bimbingan Konseling

1212a.jpg
Sumber : wartaseni.com, karya Salvator

Multi-kulturalisme merujuk pada bentuk-bentuk kehidupan yang berkembang sepanjang jaman. Lawrence Blum (1996) mengungkapkan bahwa multikulturalisme mencakup suatu pemahaman, penghargaan dan penilaian atas budaya seseorang, serta penghormatan dan keingintahuan tentang budaya etnis orang lain. Keberagaman tradisional berupa suku, agama maupun ras. Multikultural dalam ruang lingkup bentuk-bentuk kehidupan adalah cara pandang seseorang terhadap sesuatu. Parekh (2001) menjelaskan  multikulturalisme bukanlah doktrin politik pragmatik, melainkan cara pandang kehidupan manusia. Karena hampir semua negara di dunia tersusun dari aneka ragam kebudayaan—artinya perbedaan menjadi asasnya—dan gerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain di muka bumi semakin intensif, sehingga multikulturalisme mesti dipandang secara luas. Heywood (2007) menambahkan, tatatan masyarakat yang lebih luas keberagaman moral dan kulturalnya mesti menghargai dan mengakui perayaan atas keberagaman komunal. Artinya, keberagaman adalah jalan untuk pemersatu, bukan sebagai cara untuk menyudutkan kaum minoritas dan memandang kelompok yang lebih besar sebagai superior. Karena itu, keberagaman adalah keniscayaan.  Continue reading “Multikulturalisme : Sebuah Refleksi Teknik Bimbingan Konseling”

Bimbingan Konseling dan Kritik Terhadap Teori Barat

unnamed

Bimbingan Konseling sebagai suatu kesatuan dalam sistem pendidikan telah melahirkan beragam konsepsi dalam tataran ideal mengenai cara membimbing siswa agar bisa mandiri dan mengenal dirinya. Kira-kira ada ratusan teknik bimbingan konseling yang diadopsi kedalam program guru bk di sekolah, lalu kemudian menjadi petunjuk teknis guru bk dalam melakukan layanan kepada siswa. Sayangnya, tidak seperti kondisi ideal dalam teori, ternyata banyak masalah yang terjadi dilapangan, yang tidak berkesesuaian dengan teori atau teknik yang sudah direncanakan. Continue reading “Bimbingan Konseling dan Kritik Terhadap Teori Barat”

Fear Or Respect ?

membersihkan-hati-heno-airlangga-71cm-x-100cm-2016
Lukisan Heno Suseno-Membersihkan Hati

Seorang wanita berdiri didepan saya menyampaikan pendapatnya dalam bahasa inggris yang sangat fasih. Bahasa tubuhnya begitu meyakinkan, matanya menyimpan kesan yang begitu dalam, perlahan tapi pasti, ia menghipnotis seluruh audiens diruangan berukuran 7×7 meter, dan membuat beberapa orang menggeleng sekaligus kagum dalam hati, bahwa ternyata selama ini, kita selalu terjebak pada persoalan fear and respect.  Continue reading “Fear Or Respect ?”

Merantaulah

kaki-1
Sumber: dewisari.com

A. Fuadi, dalam novelnya yang berjudul rantau tiga muara, bercerita mengenai pengalamannya mengikuti pertukaran pemuda antar negara (PPAN). Perjuangan panjang selama kurang lebih dua bulan persiapan, membawa ia berhasil mengalahkan ratusan orang saingannya dalam seleksi PPAN. Fuadi kemudian mewakili Indonesia pada program PPAN dan ditempatkan di kanada, tepatnya di Quebeq, suatu daerah yang mayoritas penduduknya menggunakan bahasa spanyol (bukan bahasa inggris pada umumnya). Continue reading “Merantaulah”